ARSIP

Wali kelas : Bpk Zainal arifin.
NAMA-NAMA GRU BENGKEL OTOMOTIF:
1. Bpk. Alvion
2. Bpk.Yusuf
3. Bpk. santoni
4. Bpk. Suharno
5. Bpk. Hasnul
6. Bpk. Umar
7. Bpk. Zulfikar
8. Bpk. Widi purnomo
9. Ibu. Retno
Tulman: Bpk. Tris



Senin, 07 Juni 2010

BALANS RODA

Step nya :
1. Lepas roda depan, setelah lepas pasang mur roda nya (besi panjang)
2. Letakkan roda seperti posisi berikut:http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20090107125426_balance1_496443923b8ed-t.jpg (http://upload.kapanlagi.com/h/20090107125426_balance1_496443923b8ed.jpg)Kebetulan memanfaat 2 kursi di teras rumah jadinya ya seperti itu
3. Setelah diletakkan pada posisi tersebut, perhatikan roda akan berputar dan biarkan sampai berhenti dg sendirinya, disini akan didapatkan titik terberat dr roda di bawah dan titik ter-ringan di atas, tandai dg lakban kerta atau apa saja titik terendah roda. Setelah ditandai, gerakkan bagian yg ditandai 90 derajat ke kanan dan perhatikan roda yg ditandai akan bergerak ke posisi semua, dan ulangi dg menggerakkan roda me kiri 90 derajat, hal yg sama akan terjadi.http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20090107125426_balance2_4964439242d69-t.jpg (http://upload.kapanlagi.com/h/20090107125426_balance2_4964439242d69.jpg)
4. Berikutnya pasang kepingan timah di bibir pelek pd posisi yang ditandai tadi dan ingat jgn dipasang secara permanen dulu, tempel saja dg lakban kertas, kebetulan saya langsung pasang 25gr..setelah dipasang dg lakban, ulangi langkah 3 dan disini hasilnya diketahui, ketika roda di geser ke kanan-kiri 90 derajat, roda akan diam dan tidak kembali ke posisi awal.
5. Setelah pasti roda tidak bergerak..baru pasang secara permanen balacer nya.

SISTEM PENDINGIN

Sistem pendinginan dalam mesin kendaraan adalah suatu sistem yang berfungsi untuk menjaga supaya temperatur mesin dalam kondisi yang ideal. Mesin pembakaran dalam (maupun luar) melakukan proses pembakaran untuk menghasilkan energi dan dengan mekanisme mesin dirubah menjadi tenaga gerak. Mesin bukan instrumen dengan efisiensi sempurna, panas hasil pembakaran tidak semuanya terkonversi menjadi energi, sebagian terbuang melalui saluran pembuangan dan sebagian terserap oleh material disekitar ruang bakar. Mesin dengan efisiensi tinggi memiliki kemampuan untuk konversi panas hasil pembakaran menjadi energi yang dirubah menjadi gerakan mekanis, dengan hanya sebagian kecil panas yang terbuang. Mesin selalu dikembangkan untuk mencapai efisiensi tertinggi, tetapi juga mempertimbangkan faktor ekonomis, daya tahan, keselamatan serta ramah lingkungan.Proses pembakaran yang berlangsung terus menerus dalam mesin mengakibatkan mesin dalam kondisi temperatur yang sangat tinggi. Temperatur sangat tinggi akan mengakibatkan desain mesin menjadi tidak ekonomis, sebagian besar mesin juga berada di lingkungan yang tidak terlalu jauh dengan manusia sehingga menurunkan faktor keamanan. Temperatur yang sangat rendah juga tidak terlalu menguntungkan dalam proses kerja mesin. Sistem pendinginan digunakan agar temperatur mesin terjaga pada batas temperatur kerja yang ideal.Prinsip pendinginan adalah melepaskan panas mesin ke udara, tipe langsung dilepaskan ke udara disebut pendinginan udara (air cooling), tipe menggunakan fluida sebagai perantara disebut pendinginan air.Pendinginan udaraSilinder mesin dengan sirip pendinginDalam sistem ini, panas mesin langsung dilepaskan ke udara. Mesin dengan sistem pendinginan udara mempunyai desain pada silinder mesin terdapat sirip pendingin. Sirip pendingin ini untuk memperluas bidang singgung antara mesin dengan udara sehingga pelepasan panas bisa berlangsung lebih cepat. Sebagian dilengkapi dengan kipas (kipas eletkris atau mekanis) untuk mengalirkan udara melalui sirip pendingin, sebagian yang lain