ARSIP

Wali kelas : Bpk Zainal arifin.
NAMA-NAMA GRU BENGKEL OTOMOTIF:
1. Bpk. Alvion
2. Bpk.Yusuf
3. Bpk. santoni
4. Bpk. Suharno
5. Bpk. Hasnul
6. Bpk. Umar
7. Bpk. Zulfikar
8. Bpk. Widi purnomo
9. Ibu. Retno
Tulman: Bpk. Tris



Minggu, 23 Mei 2010

KKPI

1.1. Akses Ke sumber informasi
Sebelum adanya Internet, masalah utama yang dihadapi oleh pendidikan (di seluruh dunia) adalah akses kepada sumber informasi. Perpustakaan yang konvensional merupakan sumber informasi yang sayangnya tidak murah. Buku-buku dan journal harus dibeli dengan harga mahal. Pengelolaan yang baik juga tidak mudah. Sehingga akibatnya banyak tempat di berbagai lokasi di dunia (termasuk di dunia Barat) yang tidak memiliki perpustakaan yang lengkap. Adanya Internet memungkinkan mengakses kepada sumber informasi yang mulai tersedia banyak. Dengan kata lain, masalah akses semestinya bukan menjadi masalah lagi.
Internet dapat dianggap sebagai sumber informasi yang sangat besar. Bidang apa pun yang anda minati, pasti ada informasi di Internet. Contoh-contoh sumber informasi yang tersedia secara online antara lain:· Library· Online Journal· Online courses. MIT mulai membuka semua materi kuliahnya di Internet.
Di Indonesia, masalah kelangkaan sumber informasi konvensional (perpustakaan) lebih berat dibanding dengan tempat lain. Adanya Internet merupakan salah satu solusi pamungkas untuk mengatasi masalah ini.
1.2. Akses Ke Pakar
Internet menghilangkan batas ruang dan waktu sehingga memungkinan seorang siswa berkomunikasi dengan pakar di tempat lain. Seorang siswa di Makassar dapat berkonsultasi dengan dosen di Bandung atau bahkan di Palo Alto, Amerika Serikat.1.3. Media Kerjasama
Kolaborasi atau kerjasama antara pihak-pihak yang terlibat dalam bidang pendidikan dapat terjadi dengan lebih mudah, efisien, dan lebih murah.2. Permasalahan Internet Untuk Pendidikan
Penjabaran di atas tentunya membawa kita pada pertanyaan mengapa kita belum banyak menggunakan Internet untuk keperluan pendidikan di Indonesia. Ada beberapa alasan, dimana sebagian akan diungkapkan pada bagian-bagian di bawah ini.
2.1. Kurangnya Penguasaan Bahasa Inggris
Suka atau tidak suka, sebagian besar informasi di Internet tersedia dalam bahasa Inggris. Penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keunggulan (advantage).
2.2. Kurangnya Sumber Informasi
Kita sadari bahwa tidak semua orang Indonesia akan belajar bahasa Inggris. Untuk itu sumber informasi dalam bahasa Indonesia harus tersedia. Saat ini belum banyak sumber informasi pendidikan yang tersedia dalam bahasa Indonesia. Konsep berbagi (sharring), misalnya dengan membuat materi-materi pendidikan di Internet, belum merasuk.
2.3. Akses Internet Masih Mahal
Meskipun sudah tersedia, akses ke Internet masih mahal. Namun hal ini diharapkan akan menjadi lebih murah di masa yang akan datang. Diharapkan akselerasi penurunan harga menjadi fokus utama dari Pemerintah. Mekanisme lain adalah adanya subsidi dari pemerintah untuk institusi pendidikan.
2.4. Akses Internet Masih Susah Diperoleh
Beberapa daerah di Indonesia masih belum memiliki jalur telepon yang dapat digunakan untuk mengakses Internet.
2.5. Guru Belum Siap
Guru di Indonesia masih belum siap untuk menggunakan Internet sebagai bagian dari pengajarannya. Padahal guru merupakan salah satu pengguna yang dapat memanfaatkan Internet sebaik-baiknya. Salah satu contohnya adalah mencari soal-soal latihan untuk kelasnya. Jika setiap guru di Indonesia membuat dua (2) soal dan menyimpannya di Internet, maka akan ada ribuan bahkan bisa jutaan soal yang dapat digunakan untuk latihan di kelas.

KEWIRAUSAHAAN

*PENGERTIAN WIRAUSAHA
Wirausaha berasal dari bahasa Francis yang asal katanya Entrepreneur (1723) yang menemukan Savary, artinya orang yang membeli barang dengan harga pasti meskipun orang itu belum mengetahui beberapa harga barang itu akan dijual.Wirausaha adalah mereka yang berhasil mendapatkan perbaikan pribadi, lingkungan, masyarakat dan bangsanya.- Menurut businessmenWirausaha adalah ancaman, pesaing baru atau juga bisa seseorang partier,pemasok, konsumen, atau orang yang bisa diajak kerjasama.-Menurut Ekonom Wirausaha adalah seseorang atau sekelompok orang yang mengormanisir faktor-faktor produksi, alam, tenaga, modal dan skil untuk tujuan produksi.-Menurut PsikologWirausaha adalah seseorang yang memiliki dorongan dari dalam untuk mencapai suatu tujuan, suka mengadakan eksperimen atau menampilkan kebebasan dirinya diluar kekuasaan orang lain.-Menurut PemodalWirausaha adalah seseorang yang menciptakan kesejahtraan buat orang lain yang menemukan cara-cara baru untuk menggunakan resourcus, mengurangi pemborosan, dan membuka lapangan kerja yang disenangi masyarakat.